Head Offine : Jalan Raya Imam Bonjol, Karawaci Tangerang, melayani wilayan Tangerang, Serpong, Pamulang, Bintaro, Ciputat, Tangerang Kota dan Tangerang Selatan
Home » » Allah Itu Sesuai Prasangka Hamba-Nya

Allah Itu Sesuai Prasangka Hamba-Nya



Pagi ini seperti biasanya, aku berangkat kerja dari rumah sekitar pukul. 07.15 pagi. Ditengah jalan ada ibu-ibu yang jalan kaki mau keluar gang, karena searah aku tawarkan untuk bareng. Seperti biasa, obrolan dengan orang yang pertama kali bertemu, pertanyaannya simpel-simpel saja. Tinggal dimana ? blok berapa ? kerja dimana ? dll.
Hampir semua yang tanya aku kerja dimana, akan kaget kalau aku jawab kerja di Pasar Baru.
Kebanyakan akan bilang, waahhh jauh banget neng... Berangkat sendiri ?

Begitulah setiap kali ada yang tanya tempat kerjaku dimana, akan bilang jauh.. ya dari cisauk-pasar baru memang bukan jarak yang dekat, apalagi perempuan, bawa motor sendiri, mungkin yang lain akan cari tempat kerja yang lain saja kalau menghitung jaraknya.

Tapi ini yang namanya mindset, saat pekerjaan hanya dipikir, hanya dibayangkan, tanpa dikerjakan, tanpa dijalani, mungkin kita tidak akan pernah berangkat, tidak akan bekerja. Karena dari awal mindset sudah bilang, jauh, susah, gak bisa, dan kata-kata negatif lainnya. Beneran aja deh, kalau dari awal pikiran kita sudah negatif, yang dipikir jauh akan jadi jauh beneran, yang susah akan jadi susah beneran. So, kalau mau yang sulit jadi mudah, atur dulu mindsetnya supaya berpikiran positif.  Biarpun jauh, jgn buruk sangka dulu, jgn pikir negatif dulu. Jalani aja deh, positif thinking.!!!

Ko' Bisa ya.?? jadi begini penjelasan-Nya


أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى


“Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih).


nah.. Allah aja sudah menegaskan, bahwa dia Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya, jadi sekarang terserah kita, mau berpikir positif atau negatif atas semua pilihan, semua pekerjaan yang Allah kasih ke kita. Kata lainnya sih Ber husnudzon dengan Allah, sekalipun kita dikasih musibah atau ujian.

Pikiran manusia yang dibatasi ruang dan waktu kadang salah dalam menerka yang tampak nyata. Allah yang mengetahui yang ghoib dan yang nyata saja yang tahu apa yang terbaik bagi hambaNya. Seorang hamba yang merasa dekat dengan Allah harus tetap berbaik sangka kepadaNya. Karena semua taqdirnya baik untuk hanya bagaimana ia menyikapinya. Bila ni’mat Allah ia sambut dengan rasa syukur maka pahala baginya.
Bahkan jika musibah datang tiba tiba namun bersabar menjalaninya maka itupun menjadi ladang kebaikan dan pahala baginya. Husnuz zon kepada siapapun apalagi kepada Sang Pencipta tentu banyak manfaatnya. Maka biasakanlah berhusnuz zon terutama kepada orang orang yang sedang menikmati kedekatannya kepada Allah dengan amal ibadah, In sya Allah anda akan bahagia amin

Semua taqdir baik untuknya

Jika musibah datang tiba tiba namun ia bersabar…
Jabir berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda saat tiga hari sebelum beliau wafat:

لاَ يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلاَّ وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ

“Janganlah salah seorang di antara kalian mati melainkan ia harus berhusnu zhon pada Allah” (HR. Muslim no. 2877).


Kurang lebih begitu penjelasan-Nya..
Semoga bermanfaat untuk sahabat pembaca semua-Nya.

By: Revita Haliza

Sumber pendukung lainnya dari : http://media-islam.or.id/




0 komentar :

Posting Komentar